Tuhan Tuhan Tuhan

Tuhan Tuhan Tuhan
Oleh : Ali SyariefTV ABC Australia pagi ini menurunkan laporan feature dari Jakarta. Acara ini menjadi sungguh menarik perhatianku, karena laporan tentang menyambut natalan di mall mall Jakarta. Apa yang mengharukan saya adalah, ketika seorang Ibu yang berpakaian jilbab menyampaikan statemenya, bawa dia sangat senang dengan Mall-Mall yang menghiasi ruangan dengan nuasa Christmas. Ada pohon natal, santa clause, snowing, dengan semua atribut natal yang lazim kita lihat. Musik-musikpun mengalun seperti biasa kita nikmati menjelang natal. White Chirstmas. Pelayan-pelayan berbaju berwarna warni berpakaian santa dengan topi khasnya.Saya menangkap kesan bahwa orang Australia bila melihat acara ini, akan sedikit-demi sedikit mulai berubah. Islam yang dalam benak orang Barat terskesan sangat keras, kejam bahkan biadab, seperti mereka menilai bagaimana Amrozi Cs membunuh ratusan orang yg tidak berdosa, dimana korban diantaranya adalah orang Australia.

Sikap ibu yang berjilbab itu, sebenarnya sosok manusia modern yang tidak bisa menafikan adanya perbedaan sebagai suatu keniscayaan. Rukum Iman antara lain menuntun kita supaya mengimani kitab-kitab sebelum Qur’an dan percaya kepada nabi-nabi sebelum Muhammad. Kita boleh mengapresiasi kepada si Ibu yang berjilbab itu, tetapi sesungguhnya kita juga bisa berbangga hati kepada kearifan lokal yg sesungguhnya pernah hidup dalam budaya kita.

Coba kita lihat letak Candi Borubudur (Budha) dan Candi Prambanan (Hindu). Letaknya tidak terlalu jauh. Ini artinya orang Budha dan Orang Hindu bisa hidup berdampingan dan harmonis pada waktu itu.

Saya tergelitik oleh salah satu ayat didalam Al-qur’an, tepatnya dalam salah satu surat Al Hajj, sebagai berikut : “ ya ayuhannasu ittaku robbakum”, yang artinya : “ wahai manusia bertaqwallah kepada Tuhan-Tuhan mu”. Ini kemudian saya artikan kata Rob itu adalah Tuhan. Robnya orang Islam adalah Allah, Rob nya orang Hindu adalah Sangyang widiwase, Robnya orang Yahuidi adalah Adonai. Robnya orang Kristiani adalah Allah (tapi di baca Alah). Terusnya ada 99 nama-nama Tuhan yang lain dalam exhisting agama-agama yang ada saat ini.

Bulan lalu ada seorang artis tenar yang datang kepada saya, meminta nasihat, karena dia selama ini bergonta ganti agama. Nasihat saya kepadanya, atas dasar ayat tadi, saya katakan :”anda boleh gonta ganti agama setiap hari sekalipun!”.

Bagaimana?

Advertisements