Mass Rapid Transport

Jalan Kerata Api warisan Belanda, yang pada saatnya di bangun dahulu lebih panjang dari Kalan Kerata Api yang ada di USA, yang ditinggalkan Belanda ratusan tahun yang lalu, tidak pernah bertambah panjangnya. Malah di beberapa daerah berkurang panjangnya. Jalan darat tumbuh dan berkembang tetapi tidak bisa mengimbangi pertumbuhan produksi kendaraan baik roda empat maupun roda dua.

Jalur laut yang di negera-negara lain, adalah jalur ekonomis yang sangat menguntungkan, terutama bagi dunia usaha, di Indonesia menjadi idol, seolah-olah bagai si anak tiri yang tak berguna apa-apa. Satu-satunya yang berkembang dengan cukup signifikan, adalah jalur udara walau belum sepenuhnya memenuhi harapan rakyat banyak, karena masih mahalnya harga tiket dan jalur penerbangannya yang masih terbatas.

Pengalaman terkahir, di German, Praha, Tokyo dan Singapore, tidak dapat saya jelaskan disini satu persatu, kecuali acungan jempol kepada masing-masing Negara yang telah memperhatikan rakyatnya dengan sangat sungguh-sungguh dan serious!.

Amanah. Sebagai satu perbandingan saja, dari Changi Airport ke salah satu Hotel di daerah Little India; anda bisa pilih mau naik Bus, MRT atau Shuttle bus dan taxi dengan berbagai pilihan mobilnya hinnga ke limosine. Nak Limosine dikenakan biaya $50, Naik Alphard $45, Naik Shutlle Bus $9/per orang dan kalau naik MRT hanya $2.2/perorang. Rata-rata MRT di Singapore digunanakan oleh 2 juta orang perhari, padahal penduduk Singapora hanya 3.5juta orang.

Begitu juga di Tokyo, Public transport seperti Subway (Kereta Bawah Tanah), Bis kota, adalah pilihan transport rakyat yang sangat murah, tetapi sangat nyaman dan aman serta tepat waktu. Di Tokyo bila kita ketinggalan KA, tidak perlu risau dalam dua menit yad, akan datang lagi KA berikutnya. Karena itu janji di Jepang tidak akan delay hingga lebih dari 5 menit.

Di German dan Praha, bila tidak malu, anda tidak perlu beli tiket subway atau Tram, karena sistem dan kontrol yang teramat longgar dari pengelola KA tersebut. Gambaran simple di Praha naik taxi dari Central Station KA ke Hotel biayanya dikenakan 390 Pr, sedangkan bila naik Tram dan Subway hanya 48P. Jalan-jalan putar-putar kota Praha hanya dengan 24 Pr saja.

Begitulan Negara orang memperhatikan kepentingan rakyatnya. Transportasi publik itu di design sampai bisa menghubungkan berbagai lokasi yang menjadi tujuan masyarakat, aman dan nyaman, dan tidak kalah pentingnya adalah murah biayanya, serta ada opsi public transport lainnya.

Sekarang coba baynagkan dengan Metro Mini, Kopaja, Mikrolet, Bajaj dan Bemo, dst?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s