Kontemplasi-Ku


Waktu Aku Bermain-Main

Masih terbayang urutanya
Main ini, main itu
Berlari kesana kemari
Teriak teriak kegirangan
Main Gundu
Ujan ujanan

Walau itu terjadi setengah abad yang lalu
Tetapi lengket dalam ingatanku
Isyarat sang waktu berlari bak roket melesat
Tak terasa terbalut cinta dunia
Tak mungkin kembali lagi
Aku berjalan walau merayap detik per detik

Kini setiap detak detik terdengar
Suara itu mengusik pikiranku
Walau Tidak takut menjumpai-Mu
Tetapi aku takut sampai
Aku tak mau bertemu dengan hari itu
Hari ketika aku ditangisi dan ditinggalkan sendiri
Membusuk

Brawijaya 21/12/11

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s