BELAJAR DARI KASUS DONALD TRUMP

BELAJAR DARI NEGARA MAJU, Yang paling menarik disimak adalah berbagai tindakan Presiden Donald Trump, sebenarnya kepada siapa? Ia tiDak bisa mempengaruhi, Lembaga-Lembaga yang ada di Pemerintahannya sendiri.

Apa artinya itu?

Lembaha-lembaga yang ada di Executive, Judicative, mereka bekerja, diatur oleh aturan hukum, bukan komando dari seorang Presiden. Sehingga teriakan Trump yang menuding Dia direbol suaranya, sepanjang baseless, tidak ditindak lanjuti oleh lembaga-lembaga terkait.

Capitol Hill diserbu oleh pendemo, awalnya menyuarakan ketidak adilan. Tetapi akhirnya melakukan tindakan chaos dan anarkis. Sekarang harus berhadapan dengan hukum. Biden mengatakan mereka itu, tidak merefleksikan rakyat Amerika, bahkan hingga disebut sebagai Teroris Domestik. Begitu juga Trump. Pada akhirnya Ia mengatakan, kelakuan mereka harus dibayar dg hukum.

Yg paling menarik, selang 2 minggu perpindahan kepemimpinan mereka, muncul suara dari para Senators dan Parlemen, untuk mengusir Trump dari Gedung Putih dan bahkan mengimpeachednya. Dan suara untuk yang setuju untuk pemazulan Trump yaitu 230 (Demokrat) berbanding 190 (Republik) yang menolaknya.

Bahkan Wapres Pence, mulai bersebrangan dengan Trump.

Kita tunggu, selanjutynya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s