ARYATI

Lagu-lagu lama memang mempesona. Saya mencobanya dengan sentuhan yang lain, suatu kehormatan bila berkenan menyimaknya, disini :

Kalimantan is the lost World

Awal tahun 2000an, saya ke Kalimantan Tengah, meliput aktifitas Dr. Birrute Galdikas, ahli Orang Utan Dunia. Beliau mengeluhkan pengrusakan hutan di Kalteng termasuk di kawasan Hutan LIndung Tanjung Puting. Lalu menunjukan pohon Jenis Kayu Ulin yg umurnya sudah 7 tahun tapi baru setinggi 40cm.

Sebenarnya Ia ingin menjelaskan, bahwa penebangan Hutan itu, tidak akan pernah kembali menjadi hutan lagi, karena sekaligus menghilangkan seluruh habitat binatang binatang penanam pohon pohon secara alami itu.

Dan ternyata benar. 20 tahun kemudian sy kembali, ke Hutan Tanjung Puting itu, tinggal pohon pohon kayu yg ada disepanjang pinggir pinggir sungai saja.

Sedih banget, tidak lagi melihat Orang Utan liar di habitatnya. Bekantan2 yg menari-nari, terjun bebas dan lucu lucu itu, yang biasa bermain dipohon-pohon Hutan lebat itu. Nyanyian burung burungpun nyaris sirna sudah.

Para perambah hutan itupun, bukan saja menghabisi kayu, juga para kuli tinta yg melaporkan aktifitas mereka.

BANJIR ITU KARENA CURAH HUJAN YG TINGGI

Ingatkan dengan Hukum Newton, kan? Gara-gara melihat buah apel jatuh kebawah, tidak keatas, atau tidak pula selingkuh kesamping. Lahir teori gravitasi.

“Kami berdua pergi ke kebun untuk meminum teh di bawah pohon apel. Di saat itulah teori gravitasi muncul di benaknya. Dia bertanya kepada dirinya sendiri, “mengapa apel itu harus selalu turun secara tegak lurus ke tanah?” atau “mengapa apel itu tidak pergi ke samping, atau ke atas? Tetapi terus-menerus ke pusat bumi?” Alasannya adalah bumi menariknya.

”Nah, Presiden kita, berteori seperti ini, seolah-olah menyangkal teori lama, penyebab banjir itu karena hutan yang gundul. Lalu dia bilang begini : “Mengapa banjir ?, Karena curah hujannya besar. Air tegak lurus turun ke bumi”.

Kata WALHI, sebaiknya tidak perlu ditinjau.

Beda Antara Meramal dan Membohong

Meramal (to predict) dan Membohong (to tell a lie), dua suku kata, yang artinya jauh berbeda. Meramal, boleh tidak terbukti atau salah. Dan tidak berdosa. Tapi membohong itu identik dengan menipu. Dalam ajaran semua agama, berbohong itu masuk dalam katagori dosa besar.

Dan di Dunia ini, tak pernah ada Peramal yang diadukan kepada Polisi, karena ramalannya tidak terbukti. Tetapi orang yang membohong, apalagi seorang Presiden, contohnya Bill Clinton, menyebabkan ia di impeached.

Bill Clinton pernah diimpeached, karena ia berbohong tidak mengakui ada affair dengan Monica Lewinsky. Jadi dimakjulkan bukan karena ada love affairnya. Tetapi karena ia berbohong. Melanggar sumpahnya.

Bila ingin lebih rinci tahu tentangakibat Presiden tdk boleh berbohong, silahkan simak videonya….